{"id":8724,"date":"2022-08-16T14:43:31","date_gmt":"2022-08-16T07:43:31","guid":{"rendered":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/?p=8724"},"modified":"2022-08-16T14:43:31","modified_gmt":"2022-08-16T07:43:31","slug":"film-pesan-bermakna-jilid-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/mahkamah-agung\/film-pesan-bermakna-jilid-2\/","title":{"rendered":"FILM PESAN BERMAKNA JILID 2"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"img-thumb\" src=\"https:\/\/mahkamahagung.go.id\/media\/10641\" alt=\"FILM PESAN BERMAKNA JILID 2\" \/><\/p>\n<div>\n<p>Jakarta-Humas: Mahkamah Agung memiliki\u00a0<em>concern<\/em>\u00a0yang tinggi terhadap pentingnya keterbukaan informasi. Hal ini terbukti dengan adanya Surat Keputusan\u00a0Ketua Mahkamah Agung\u00a0tentang Keterbukaan Informasi di Pengadilan pada 2007. Surat keputusan ini selangkah lebih maju dari Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang lahir pada tahun 2008.<\/p>\n<p>Sejak saat itu hingga saat ini Mahkamah Agung terus belajar, berbenah, dan meningkatkan cara agar informasi-informasi yang ada di \u00a0Mahkamah Agung bisa diakses oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Beragam cara dan platform Mahkamah Agung gunakan demi memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Selama dua tahun ini, Mahkamah Agung mencoba cara baru dalam diseminasi informasi kepada masyarakat, yaitu melalui film.<\/p>\n<p>Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Dr. H. Sobandi, S.H., M.H. menyatakan bahwa cara ini diharapkan bisa menjangkau segala lapisan masyarakat, segala lapisan generasi, dan menembus ruang dan waktu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PESAN BERMAKNA<\/strong><\/p>\n<p>Pesan Bermakna merupakan film tentang suka duka menjadi hakim. Tokoh utama film ini adalah seorang hakim bernama Dimas. Sama \u00a0seperti hakim lain, Dimas juga mengalami rotasi dan mutasi dalam bertugas, selain itu ia pun mendapatkan tantangan yang bukan hanya membahayakan dirinya namun juga keluarganya. Film ini diambil dari kisah yang ditulis oleh serorang hakim yang bernama D.Y. Witanto.<\/p>\n<p>Inti dari film ini adalah \u00a0bagaimana seorang hakim bertugas dan bagaimana ia menjaga integritasnya sebagai hakim.<\/p>\n<p>Tahun lalu, film ini mendapatkan antusias yang bagus dari para pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, para hakim dari seluruh Indonesia, para insan peradilan di seluruh Nusantara, hingga masyarakata umum. Ketua Mahkamah Agung mengungkapkan bahwa filmnya sangat baik, menghibur, dan berkesan.<\/p>\n<p>Tahun ini, meneruskan kesuksesan tahun lalu, Mahkamah Agung kembali akan meluncurkan film Pesan Bermakna jilid 2. Film masih akan dibintangi oleh Donny Alamsyah sebagai tokoh utama (Dimas). \u00a0Selain Donny, turut terlibat para aktor Indonesia lainnya seperti Kinaryosih, Piet Pagau, Tegar Satrya, dan yang lainnya.<\/p>\n<p>Dalam acara Talkshow Launching film Pesan Bermakna Jilid 2 (15\/8), Dr. Sobandi menyatakan bahwa film ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh insan peradilan dalam menjalankan tugas dan menjaga integritas. Film ini seyogyanya adalah dedikasi untuk seluruh insan peradilan yang telah mengabdikan hidupnya bagi tegaknya hukum dan keadilan.<\/p>\n<p>Hadir dalam talkshow ini yaitu Dr. H. Sobandi , S.H, M.H. &#8211; Kepala Biro Hukum dan Humas MA, \u00a0D.Y Witanto, S.H &#8211; Penulis Buku Di Balik Catatan Toga Merah, Orista Primadewa Hadiwiardjo &#8211; Sutradara film Pesan Bermakna, Donny Alamsyah &#8211; Aktor, dan Kinaryosih &#8211; Aktris.<\/p>\n<p>Film kerja sama antara Biro Hukum dan Humas MA dan Emtek Digital ini akan diluncurkan tepat pada hari jadi Mahkamah Agung yang ke-77, pada 19 Agustus 2022 mendatang\u00a0melalui kanal youtube Humas Mahkamah Agung. \u00a0(azh\/RS\/photo:YRZ)<\/p>\n<p>Sumber : Mahkamah Agung R I<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta-Humas: Mahkamah Agung memiliki\u00a0concern\u00a0yang tinggi terhadap pentingnya keterbukaan informasi. Hal ini terbukti dengan adanya Surat Keputusan\u00a0Ketua Mahkamah Agung\u00a0tentang Keterbukaan Informasi di Pengadilan pada 2007. Surat keputusan ini selangkah lebih maju dari Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang lahir pada tahun 2008. Sejak saat itu hingga saat ini Mahkamah Agung terus belajar, berbenah, dan meningkatkan cara agar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-8724","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mahkamah-agung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8724"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8725,"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8724\/revisions\/8725"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pn-tegal.go.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}