Select Page

Tegal, 26 Maret 2024

Bertempat di Ruang Auditorium Pengadilan Negeri Tegal dilaksanakan Pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Semarang, Y.M. Bapak H. Charis Mardiyanto, S.H., M.H.

Pembinaan ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dilanjutkan dengan Pembacaan 8 Nilai Utama Mahkamah Agung dan Doa. Pembinaan ini dihadiri oleh seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Tegal.

Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Semarang menyampaikan beberapa hal yang harus diresapi, diperhatikan dan dilaksanakan.
Untuk seluruh Hakim, Pegawai dan Warga Pengadilan untuk memperhatikan 4 kebijakan, yaitu;
1. Peraturan Mahkamah Agung Nomor : 7 Tahun 2016 tentang penegakan Disiplin kerja Hakim pada Mahkamah Agung RI dan badan peradilan dibawahnya.
2. Peraturan Mahkamah Agung Nomor : 8 Tahun 2016 Tentang Pengawasan dan Pembinaan atasan langsung di lingkungan Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan dibawahnya.
3. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penanganan pengaduan (wistle blowing System) di mahkamah agung RI dan Badan Peradilan dibawahnya.
4. Maklumat KMA Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Di Bawahnya

Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Semarang meminta agar seluruh Hakim dan Pegawai untuk disiplin masuk kerja dan yang penting disiplin untuk kinerja. Penyelesaian pekerjaan harus dipercepat. Seperti halnya Implementasi EIS, Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Semarang mengapresiasi adanya implementasi EIS. Hasil kinerja suatu pengadilan dapat dilihat dari Nilai EIS tersebut. Karena tugas kita adalah memutus, memeriksa dan mengadili.
Mengenai putusan, putusan adalah mahkotanya Hakim. Putusan adalah puncak prestasi Hakim. Ada 3 hal suatu putusan itu harus adil dan berkualitas, yaitu:
1. Faktor yuridis;
2. Faktor filosofis;
3. Faktor sosilogis;

Pembinaan ini ditutup dengan pesan Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Semarang yaitu agar seluruh atasan membina bawahannya masing-masing. Karena membina itu sejatinya menjadikan lebih baik.

Skip to content